5 Rekomendasi Wisata Mangrove di Pantai Timur Sumut

Travel548 Dilihat

5 Rekomendasi Wisata Mangrove di Pantai Timur Sumut

rizkysmg.com Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan garis pantainya yang membentang sepanjang 1.300 km menawarkan banyak potensi pariwisata yang menarik, terutama di wilayah Pantai Timur Sumut yang berbatasan dengan Selat Malaka. Salah satu potensi wisata yang menarik adalah keberadaan hutan mangrove (bakau) di daerah ini.

Berikut adalah lima rekomendasi destinasi wisata mangrove di Pantai Timur Sumatera Utara yang dapat menjadi tujuan seru dan sejuk untuk berlibur.

1. Wisata Mangrove Sicanang

Lokasi wisata ini berada di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Dari pusat Kota Medan, kamu dapat mencapainya dalam sekitar 50 menit perjalanan. Di lokasi ini, terdapat lebih dari 20 jenis mangrove yang dapat kamu jelajahi. Selain mengeksplorasi hutan mangrove, kamu juga dapat bersantai dan menikmati hidangan di tempat yang telah disediakan. Biaya masuk sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 10 ribu per orang, dan biaya parkir sekitar Rp 2 ribu.

2. Wisata Mangrove Kampung Nipah

Wisata mangrove Kampung Nipah terletak di Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan jarak sekitar 56 km dari pusat Kota Medan, perjalanan ke sini memerlukan waktu sekitar 1,5 jam. Selain menikmati keindahan hutan mangrove, di Pantai Mangrove ini kamu juga dapat merasakan berbagai hidangan lezat dari hasil laut. Menikmati hidangan sembari menikmati suasana hutan mangrove dan pantai akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

3. Wisata Mangrove Lubuk Kertang

Seperti namanya, lokasi wisata ini berada di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Dari pusat Kota Medan, perjalanan sekitar 101 km akan membawa kamu ke sini dalam waktu sekitar 2,5 jam. Dengan luas hutan mangrove sekitar 100 hektar, terdapat banyak spot foto yang cocok untuk diunggah ke media sosial. Selain itu, terdapat juga mercusuar yang dapat digunakan untuk menikmati panorama sekitar. Terdapat dua cara untuk menjelajahi hutan mangrove Lubuk Kertang ini, melalui jalur darat dengan jembatan kayu, atau jalur air dengan menggunakan sampan.

4. Batu Bara Mangrove Park

Wisata mangrove ini terletak di Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Dari Kota Medan, perjalanan sekitar 129 km akan membawa kamu ke sini dalam waktu sekitar 3 jam. Wisata ini dibangun pada tahun 2020 oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Lokasinya berdekatan dengan Pantai Sejarah dan Museum Kabupaten Batu Bara, sehingga seringkali menjadi tujuan wisatawan lokal. Keunikan lokasi ini adalah jembatan panjang sekitar 200 meter yang menjorok ke tengah laut. Di sekitar jembatan terdapat warung makan dan kafe yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan laut sambil menikmati hidangan.

5. Wisata Mangrove Silo Baru

Wisata mangrove ini terletak di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan. Destinasi wisata ini berjarak sekitar 173 km dari Kota Medan, dan perjalanan memerlukan waktu sekitar 4,5 jam. Di lokasi ini, para wisatawan dapat menjelajahi hutan mangrove melalui jalur trekking yang telah disediakan oleh pengelola. Terdapat juga pondok-pondok untuk beristirahat di beberapa titik jalur trekking. Setelah puas berwisata, kamu juga dapat membeli oleh-oleh yang terbuat dari tanaman mangrove, seperti sirup, dodol, dan keripik.

Selamat berlibur di destinasi wisata mangrove yang seru dan sejuk di Pantai Timur Sumatera Utara!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *