Lansia Rentan Terkena Penipuan Online: Investasi Kripto Jadi Sasaran Utama

Internet520 Dilihat

rizkysmg.com.–Semakin banyak lansia yang terperangkap dalam jaringan penipuan online. Kejahatan semacam itu merugikan mereka secara finansial, dan harapan untuk mendapatkan kembali uang yang hilang semakin tipis.

Lansia Rentan Terhadap Kejahatan Online

Agen Khusus Penanggung Jawab Kantor Lapangan FBI Springfield, David Nanz, mengungkapkan, “Kejahatan terhadap lansia menargetkan beberapa orang yang paling rentan di masyarakat kita.” Hal ini didukung oleh data dari laporan Internet Crime Complaint Center’s 2022 Elder Fraud yang mencatat peningkatan kerugian sebesar 84%.

Penipuan Investasi Kripto Merajalela

FBI melaporkan bahwa sebagian besar kerugian yang dialami oleh lansia terkait dengan penipuan investasi yang melibatkan mata uang kripto. Laporan yang sama juga mengungkapkan bahwa lebih dari 80 ribu korban penipuan berusia di atas 60 tahun telah melaporkan kerugian senilai US$3,1 miliar.

Modus Penipuan yang Digunakan

Para penipu online menggunakan berbagai modus operandi untuk menjerat lansia. Mereka sering berpura-pura sebagai penyedia dukungan teknis atau mengirimkan email palsu yang terlihat seolah-olah berasal dari sumber yang tepercaya.

Tips untuk Menghindari Penipuan Online

Untuk melindungi diri dari penipuan online, para lansia juga dianjurkan untuk mengikuti beberapa langkah berikut:

  • Hancurkan atau rusak kuitansi dari kartu kredit dan laporan bank lama.
  • Matikan akses internet dan perangkat saat muncul pesan pop-up atau layar kunci yang mencurigakan.
  • Waspadai telepon, email, dan layanan door-to-door yang mencurigakan.
  • Jangan memberikan informasi pribadi melalui telepon, email, atau internet, kecuali jika Anda sudah menghubungi mereka sebelumnya.
  • Pastikan semua komputer dilengkapi dengan perangkat keamanan dan perlindungan malware terbaru.
  • Diskusikan investasi dengan teman tepercaya, anggota keluarga, atau penasihat keuangan.
  • Buat semua rencana dan pembelian secara tertulis.
  • Jangan membayar di muka untuk layanan.
  • Hindari membayar dengan kartu hadiah prabayar atau mata uang kripto, karena layanan sah biasanya tidak menggunakan metode ini.
  • Jangan terburu-buru atau tetap diam saat Anda merasa terdorong oleh penipu.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, lansia dapat melindungi diri mereka dari penipuan online yang merugikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *