Gunung Merbabu Bersiap Membuka Jalur Pendakian Setelah Karhutla: Kuota dan Jalur yang Dibuka

Travel253 Dilihat

Kebakaran Hutan dan Lahan Mengguncang Gunung Merbabu

rizkysmg.com Pada tanggal 27 Oktober 2023, kawasan Gunung Merbabu dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampak dari kejadian tersebut mendorong Balai Taman Nasional (BTN) Gunung Merbabu untuk menutup pendakian mulai tanggal 28 Oktober 2023.

Keputusan Cepat: Pembukaan Jalur Pendakian Kurang dari Sebulan

Dalam waktu kurang dari sebulan setelah kejadian, BTN Gunung Merbabu merilis surat pengumuman resmi terkait pembukaan jalur pendakian. Surat tersebut, nomor OG.07/T.35/TU/TEK/11/2023, yang ditandatangani oleh Kepala Balai Nurpana Sulaksono pada Jumat, 24 November 2023 di Boyolali.

Perubahan Penting Berdasarkan Evaluasi Pasca-Karhutla

Melalui surat pengumuman ini, BTN Gunung Merbabu menyampaikan hasil evaluasi pasca-kebakaran hutan bersama mitra pengelola jalur pendakian. Beberapa informasi penting yang disampaikan meliputi:

1. Jalur Pendakian Selo dan Suwanting Dibuka Kembali

Mulai tanggal 1 Desember 2023, Jalur Pendakian Selo dan Suwanting akan dibuka kembali untuk para pendaki.

2. Kuota Pendakian: Selo 100%, Suwanting 50%

Jalur Pendakian Selo akan diterapkan dengan kuota penuh, yaitu 100 persen (578 orang/hari), sementara Jalur Pendakian Suwanting akan dibuka dengan kuota 50 persen (164 orang/hari).

3. Penutupan Sementara: Jalur Pendakian Wekas dan Thekelan

Jalur Pendakian Wekas dan Thekelan tetap ditutup sementara hingga kondisi jalur pendakian pulih pasca-kebakaran.

4. Aturan untuk Pengunjung

Pengunjung yang berencana mendaki Taman Nasional Gunung Merbabu diharapkan mematuhi papan informasi dan larangan yang terdapat di sepanjang jalur pendakian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *