Yasonna Dukung Kemajuan Kekayaan Intelektual Indonesia di Sidang WIPO di Swiss

News205 Dilihat

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly Hadiri 3 Pertemuan Bilateral untuk Perkuat Kekayaan Intelektual Indonesia

rizkysmg.com Pada hari kedua Sidang Majelis Umum World Intellectual Property Organization (WIPO), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Indonesia, Yasonna H Laoly, turut serta dalam sejumlah pertemuan bilateral di Jenewa, Swiss, pada Jumat (7/7/2023).

Membahas Kemajuan Kekayaan Intelektual Indonesia

Pertemuan-pertemuan ini diadakan untuk membahas kemajuan Kekayaan Intelektual (KI) Indonesia dengan pihak-pihak terkait. Salah satu agenda utama adalah membahas instrumen aksesi terhadap Nice Agreement dalam kelas barang dan jasa perlindungan merek internasional.

Pertemuan dengan Direktur Jenderal WIPO Daren Tang

Yasonna H Laoly bertemu dengan Direktur Jenderal WIPO, Daren Tang, untuk menyerahkan instrumen aksesi tersebut. Langkah ini memungkinkan Indonesia untuk memasukkan daftar barang dan jasa khas atau bersifat tradisional dari Indonesia ke dalam daftar yang diatur berdasarkan Nice Agreement. Produk seperti jamu, gentong, kain batik, dan berbagai nama khas Indonesia termasuk dalam lingkup kerjasama ini.

Meningkatkan Kapasitas Pemangku Kepentingan KI di Indonesia

Kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan regulasi yang mendukung KI, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan KI di Indonesia. Program pelatihan dan pendidikan, termasuk kursus tentang hukum, kebijakan, dan manajemen KI, menjadi fokus kerja sama ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *