Bank Besar RI Bagikan Dividen Jumbo, Investor Raih Keuntungan!

Insurance398 Dilihat

Menjelang Akhir Tahun 2023, Bank-bank Besar RI Siap Berikan Dividen Menggiurkan

rizkysmg.com Seiring berakhirnya tahun 2023, perusahaan-perusahaan di Indonesia bersiap untuk menyampaikan laporan kinerja keuangan mereka sepanjang tahun ini. Salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah industri perbankan, yang kembali menunjukkan pertumbuhan laba yang menggembirakan.

Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Bagikan Dividen Interim Rp5,23 Triliun

Beberapa bank besar telah mengumumkan rencana untuk membagikan dividen jumbo pada tahun depan, dan beberapa di antaranya telah dengan tegas menyatakan komitmen mereka terhadap dividen yang besar. Salah satunya adalah bank swasta terkemuka, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Pada pengumuman Public Expose Live di Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengungkapkan keputusan bank ini untuk membagikan dividen interim sebesar Rp5,23 triliun dari laba yang diperoleh hingga September 2023. Besaran dividen ini setara dengan Rp42,50 per saham.

Pertumbuhan Kredit Menjadi Pendorong Dividen di BCA

Vera Eve Lim menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit yang signifikan di pihaknya turut mempengaruhi besarnya dividen per saham (DPS). Bank BCA berkomitmen untuk terus menjaga kinerja yang baik sebagai langkah preventif terhadap potensi risiko, seperti kredit macet.

“Kami sangat menjaga DPS di BCA karena kredit macet dapat berdampak signifikan. Oleh karena itu, kami berupaya untuk meningkatkan Dividend Payout Ratio (DPR) dari tahun ke tahun,” ungkap Vera dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Bank Mandiri (BMRI) Pertahankan Dividen dengan Rasio 60%

Bank besar lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), juga telah membagikan dividen dengan rasio sebesar 60% dalam empat tahun terakhir. Bank pelat merah ini menunjukkan potensi untuk tetap mempertahankan rasio pembagian dividen yang menguntungkan bagi para investor.

Faktor-faktor Strategis dalam Pembagian Dividen BMRI

Sigit Prastowo, Direktur Keuangan & Strategi BMRI, menjelaskan bahwa keputusan perusahaan dalam menentukan pembagian dividen dipertimbangkan dengan cermat. Beberapa faktor, termasuk permodalan yang sehat dan optimal, menjadi pertimbangan penting untuk mendukung kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

“Dalam analisis strategis internal, kami yakin BMRI dapat mempertahankan Dividend Payout Ratio (DPR) di level 60%, sambil tetap menjaga tingkat permodalan yang optimal demi mendukung pertumbuhan bisnis pada tahun 2023,” tutur Sigit dalam Public Expose di BEI, sebagaimana dikutip pada Jumat (15/12/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *