Jorge Martin Mengeluhkan Jadwal Padat MotoGP 2024

Sport733 Dilihat

Jorge Martin, Pebalap Pramac Ducati, Menguak Dampak Buruk Jadwal Balapan MotoGP yang Semakin Padat

rizkysmg.com  Jorge Martin, rider Pramac Ducati, mengutarakan keprihatinannya terhadap jadwal balapan MotoGP 2024 yang semakin padat. Menurutnya, ketidakseimbangan tersebut dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental para pebalap.

Pada musim ini, MotoGP dijadwalkan menggelar 24 seri balapan mulai dari 10 Maret hingga 17 November. Jadwal ini menunjukkan peningkatan dua seri setelah MotoGP Aragon kembali dan penambahan MotoGP Kazakhstan dalam musim baru.

Dampak Peningkatan Seri Terhadap Para Pebalap

Bertambahnya jumlah seri memberikan tekanan ekstra pada para pebalap, baik dalam perlombaan utama maupun sesi sprint race sehari sebelumnya. Mereka tidak hanya mengeluarkan tenaga penuh saat balapan, tetapi juga harus bersiap dalam sesi pendek yang menuntut kecepatan tinggi.

Jorge Martin Soroti Risiko Cedera dan Beban Mental

Jorge Martin menyoroti peningkatan jumlah balapan sebagai faktor risiko cedera yang lebih tinggi bagi para pebalap. Menurutnya, tidak hanya beban fisik yang meningkat, tetapi juga tekanan mental karena perjalanan jauh dan perlombaan berdekatan.

“Ini adalah olahraga yang membutuhkan tidak hanya upaya fisik, tetapi juga upaya mental. Terutama ketika harus bepergian jauh dari rumah dan menghadapi jadwal balapan yang padat,” ucap Martin, seperti yang dilansir dari AS Diario.

Dengan demikian, keluhan Jorge Martin menyoroti tantangan tambahan yang dihadapi para pebalap dalam menghadapi jadwal balapan yang semakin padat di MotoGP 2024. Hal ini membuka diskusi tentang perlunya mempertimbangkan kesejahteraan fisik dan mental para atlet dalam penyusunan jadwal balapan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *